Kamis, 12 Maret 2015



Burung Merak Yang Sombong
            Di hutan, hiduplah seekor burung merak yang sangat sombong. Ia selalu menunjukkan keindahan sayapnya kepada semua binatang – binatang yang bertemu dengannya. Semua binatang di hutan tidak mau berteman dengannya.
Saat ia mencari makanan, ia bertemu dengan kelinci.
“hey kelinci, lihatlah sayapku yang indah ini”. Kata burung merak menyombongkan dirinya
“kau sombong sekali burung merak. Aku tak mau berteman dengamu”. Kata kelinci sambil meninggalkan burung merak
            Saat burung merak sedang asyik mencari makanan, tiba – tiba lewat di depannya burung gagak. Segera burung merak mendekatinya dan menyombongkan dirinya.
“hallo burung gagak. Lihat sayapku yang cantik dan indah ini”
“wahai burung merak, janganlah kamu menyombongkan diri karena mempunyai sayap yang indah”. Kata burung gagak menasehati burung merak.
“hahaha, akulah hewan tercantik di bumi ini”.
“kau benar – benar sombong”.
Burung gagak terbang meninggalkan burung merak.
            Suatu hari, pemburu datang ke hutan tempat burung merak tinggal. Sepertinya, pemburu itu sedang mengincar burung merak yang sombong itu. Saat burung merak sedang tertidur pulas, pemburu tersebut segera menembakkan obat bius ke arah burung merak yang sombong itu. pemburu itu segera menggendng burung merak yang sombong dan memasukkannya ke kandang dan menguncinya.
            Saat burung merak itu tersadar, ia kaget karena dia berada dikandang. Ia berteriak meminta tolong. Namun, tak ada hewan satu pun yang menolongnya. Burung merak menangis. Tiba – tiba lewatlah burung gagak. Burung merak berteriak meminta tolong kepada burung gagak. Burung gagak pun segera menghampirinya.
“wahai burung merak, mengapa kau berada disitu ?”. tanya burung gagak.
“aku tidak tahu. Saat bangun, aku sudah berada disini.burung gagak, tolong aku”.
“baiklah aku akan menolongmu, tapi dengan satu syarat”
“apa syarat itu ?”
“kau tidak boleh menyombongkan dirimu lagi”
“baik aku akan menuruti permintaanmu itu”
Burung gagak menghancurkan kuncinya dan membukakan kandangnya.
“terima kasih burung gagak. Aku berjanji tidak akan sombong lagi”
Sejak saat itu burung merak tidak sombong lagi.